PROGRAM PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS LINGKUNGAN

Seputar Lingkungan

Kapanlagi.com - Produksi sampah di wilayah DKI Jakarta bisa mencapai enam ribu ton per hari atau setara dengan sekitar 27 ribu meter kubik per hari dan diprediksikan akan terus meningkat pada tahun-tahun mendatang.

"Sampah yang dihasilkan warga Jakarta adalah sekitar enam ribu ton per hari. Bisa dibayangkan bahwa akan muncul 'gunung-gunung' kecil di TPA (Tempat Pembuangan Akhir) setiap harinya," kata Endang Wahyuning dari Dinas Kebersihan DKI dalam seminar Pengelolaan Sampah Partisipatif sebagai Alternatif Penyelamatan Bumi di Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, Senin (24/3).

Menurut Endang, persoalan sampah di Jakarta disebabkan antara lain volume sampah yang sangat tinggi yaitu 27 ribu meter kubik per hari, serta ditambah dengan kesadaran masyarakat yang terasa masih kurang dalam permasalahan tersebut.

Volume sampah tersebut diprediksikan akan terus melonjak dengan tingkat kenaikan sekitar lima persen per tahun.

Sedangkan berdasarkan data Dinas Kebersihan DKI, jumlah sampah yang terangkut pada tahun 2007 adalah 85 persen dari total timbunan sampah akibat dari kurangnya jumlah armada atau kendaraan pengangkut sampah. Sekitar 40% dari armada tersebut, kondisinya sudah tidak laik jalan.

"Untuk dapat mereduksi volume timbunan sampah, dilakukan program 3R (Re-use, reduce, recycle), namun peran serta masyarakat dalam pengelolaan sampah dari sumber melalui program 3R itu masih terasa kurang," katanya.

Berbagai program unggulan Dinas Kebersihan DKI dalam melaksanakan program 3R antara lain adalah melalui kader PKK, siswa sekolah, mahasiswa perguruan tinggi, hingga para penghuni Lapas (lembaga pemasyarakatan).

Untuk mengatasi persoalan sampah, Endang mengimbau kepada warga masyarakat agar sampah selayaknya jangan dijadikan sebagai musuh tetapi sebagai sahabat karena sampah organik bisa dijadikan pupuk kompos dan sampah anorganik bisa dikelola menjadi beraneka ragam benda kerajinan.

Sementara itu, pembicara lainnya Ketua Koalisi LSM untuk Persampahan Nasional, Bagong Suyoto, memaparkan, sumber sampah terbesar adalah dari kawasan pemukiman (52 persen), yang diikuti oleh daerah perkantoran (27 persen), dan kawasan industri (8 persen).

Sedangkan berdasarkan komposisinya, sampah DKI Jakarta terdiri dari 55 persen sampah organik dan sisanya merupakan sampah anorganik yang didominasi kertas dan plastik. (kpl/dar)

Sumber: http://www.kapanlagi.com/h/0000219281.html

SAMPAH ORGANIK

 

Untuk Kompos

SAMPAH BASAH

 

Bukan untuk Kompos

SAMPAH PLASTIK, KERTAS DAN METAL

Untuk daur ulang

Text Box: CONTOH TONG SAMPAH YANG ADA DI LINGKUNGAN MASYARAKAT
Rounded Rectangle: Rounded Rectangle: Rounded Rectangle: Rounded Rectangle: Rounded Rectangle: Rounded Rectangle: Rounded Rectangle:
Rounded Rectangle: Pelatihan Kompos

OTHERS :

Rounded Rectangle: Seputar Lingkungan

YAZAM

Yayasan Zakat Membangun

KANCIL

Komunitas Anak Cinta Lingkungan

CARE FOUNDATION INDONESIA

Yayasan Peduli Anak Negeri

P A L U N G JATISARI

Paguyuban Pemulung Jatisari